-->

Uswatun Hasanah : moral Dalam Shalat Jum'at


Tahukah anda jikalau umat islam memiliki 3 hari raya? hari raya tahunan ada dua, yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. lalu hari raya mingguan, yaitu Hari Juma'at. Hari Jum'at ialah hari yang teramat spesial bagi umat islam. Kenapa? lantaran Rosululloh bersabda, "Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari Jum'at. Di hari itu pula Nabi Adam diciptakan. Di hari itu pula Nabi Adam dimasukkan kedalam surga dan juga di keluarkan dari nirwana. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at". HR Muslim.

Setelah mengetahui keagungan hari Jum'at ini, hendaknya kita mempelajari sunnah-sunnah di hari jum'at ini untuk memuliakannya. Sunnah-sunnah secara umum adalah:

Memperbanyak Sholawat.


"Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian ialah hari jumat. Maka perbanyaklah Sholawat kepadaku didalamnya. karena sholawat kalian akan di hinggakan kepadaku". Para teman berkata, "Bagaimana mungkin akan disampaikan kepada engkau, sedangkan engkau telah menjadi tanah?". Rosulullah menjawab,"Sesungguhnya Allah Ta'ala mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi". HR. abu Dawud, Ibu Majah, An-Nasa'i. Sholawat terbaik yaitu sholawat Ibrohimiyyah, yaitu sholawat yang biasa kita baca dikala duduk rokaat terakhir sebelum salam.

Membaca Surat Al-Kahfi


"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum'at Allah akan memberinya cahaya diantara Jum'at" HR.An-Nasa'i dan Al-Baihaqi. "Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada lamam jum'at, Allah akan memberinya cahaya dia dan Ka'bah". HR. Ad-darimi. Melihat hadist di atas, sungguh surat Al-kahfi begitu besar keuntungannya. karena surat ini berisi kisah Ashabul Kahfi, cerita Nabi Musa AS, dan Nabi Khidir AS.

Dan begitu pula, ada beberapa sunnah ketika kita akan melaksanakan sholat Jum'at, yaitu:

1. Mandi dan menggunakan pakian yang terbaik.


"Wahai anak keturunan adam kenakanlah pakaian terbaik setiap kali akan sholat" (Al-A'raf:31). Maksud dari ayat ini setiap kita melakukan sholat baik itu sholat Jum'at, gunakanlah pakaian yang layak dan suci. Jangan hingga kita memakai baju yang tidak layak atau tidak suci. Tapi biasanya kita sering menggunakan pakaian anggun dan wangi ketika jalan-jalan atau wisata lainnya. Alangkah baiknya gunakan baju yang baik, bau dan suci.

2. Segera Berangkat Masjid dengan tenang, tidak terburu-buru.


"Siapa yang berangkat sholat jum'at di awal waktu, ia seperti berkurban dengan unta. Siapa yang berangkat sholat jum'at di waktu kedua, ia seolah-olah berkurban dengan sapi. Siapa yang berangkat sholat jum'at di waktu ketiga, ia seolah-olah berkurban dengan kambing gibas yang bertanduk. Siapa yang berangkat sholat jum'at di waktu ke empat, ia seakan-akan berkurban dengan ayam. Siapa yang berangkat sholat jum'at di waktu kelima, ia seolah-olah berkurban dengan telur". HR. Al-Bukhori dan muslim. "Jika kalian mendengar iqomah, maka berjalanlah menuju sholat dengan tenang dan perlahan-lahan". HR. abu Dawud. Hal ini penting untuk diperhatikan karena perasaan damai menuju masjid memudahkan kita untuk sholat khusyu'. Bahkan seandainyapun kita terlambat lantaran adzan sudah berkumandang, tetap dilarang berangkat dengan terburu-buru. Allah Ta'ala maha tahu niat kita, apakah kita terlambat lantaran udzur syar'i atau lantaran malas.

3. Sholat Tahiyyatul Masjid.


Meskipun surat ini hukumnya sunnah satapi sangatlah ditekankan pelaksanaannya. Bahkan suatu ketika rasulullah menghentikan khutbah jum'atnya untuk menegur salah satu temannya yang eksklusif duduk ketika masuk masjid. dia ditegur dan diminta untuk sholat Tahiyyatul Masjid terlebih dahulu, meskipun rasulullah pada ketika itu sedang khutbah. Kaprikornus yang benar ialah langsung sholat sunnah meskipun adzan berkumandang atau khotib berkhutbah.

4. Alangkah baiknya kita tidak ngobrol ketika khutbah jum'at di mulai, haruslah diam dan juga kita di larang duduk memeluk lutut ketika khotib berkhutbah

.
Imam-An-Nawawi dalam kitab Riyadhus Sholihin menjelaskan bahwa Tutorial duduk seolah-olah itu hukumnya makruh. karena mampu mengakibatkan seseorang tertidur sehingga terluput darinya khutbah jum'at. Dan dikhawatirkan pula tertidur sehingga wudhunya batal.

Penutup.


Allah Ta'ala berfirman, "Wahai orang-orang yang beriman, bila kalian dipanggil untuk sholat jum'at maka segeralah mendatangi masjid dan tinggalkanlah perdagangannya. Demikian itu lebih baik bagi kalian jikalau kalian benar-benar menyadari besarnya pahala surga". QS, Al-Jumu'ah: 9.

Penulis: Ahmad bin Sudjimat - Guru MI Manarul Islam

0 Response to "Uswatun Hasanah : moral Dalam Shalat Jum'at"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel