-->

Doa Maidah, ketika Meninggal Dalam Keadaan dogma Islam


Sesungguhnya kematian itu di sertai dengan rasa pedih menyakitkan yang tiada tara dan sebagian banyak orang “kematian sering kali seram”.

Saudaraku yang seiman! Kita masih ingat detik-detik ketika mbah atau nenek, mungkin juga dengan orang tua kita ataupun suami, istri kita dan bahkan belum dewasa kta meregang nyawanya? Innalillah..Naudzubillah. Pernahkan kita bertanya dan berpikir apakah yang mereka rasakan ketika ruh mereka meninggalkan raganya?

Seperti yang di ceritakan dalam hadist, Pada suatu hari teman Umar bin Al Khatthab Radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Ka’ab Al Ahbaar:

“Wahai Ka’ab: Ceritakan kepada kita wacana kematian!. Ka’ab pun berkata: Wahai Amirul Mukminin! gambaran sakitnya kematian adalah bagaikan sebatang dahan yang banyak berduri tajam, tersangkut di kerongkongan anda, sehingga setiap duri menancap di setiap syarafnya. Selanjutnya dahan itu sekonyong-konyong ditarik dengan sekuat tenaga oleh seorang yang gagah perkasa. Bayangkanlah, apa yang akan turut tercabut bersama dahan itu dan apa yang akan tersisa!” [Riwayat bubuk Nu’aim Al Asfahani dalam kitabnya Hilyatul Auliya’]

Membaca kabar dari hadist tersebut, sungguh kematian atau meninggal sangat menyakitkan dan sangat perih sekali yang tiada tara. Maka alangkah baiknya kita memanjatkan doa ini secara istiqomah berharap dan semoga Allah Ta'ala mengakibatkan kita golongan meninggal yang khusnul hotimah dan beriman islam kepada-Nya.

Walaupun kita seumur hidup beribadah, bersedekah sholeh dan tidak pernah melanggar larangan-Nya, namun di ajal hidup kita meninggal dalam keadaan tidak keyakinan islam, maka kita ini termasuk golongan yang merugi, lantaran di janjkematian yaitu penentu nasib di akibatat nantinya.

Maka dari itu kita sebagai hamba-Nya dan ciptaan-Nya, selalu berdoa di tiap waktu semoga dijadikan kita sebagai hamba yang selalu berpengaruh dogma sampai akhir hidup dan meninggal yang khusnul khotimah.

Bacalah doa ini setiap kita simpulan melakukan sholat lima waktu. Ada beberapa doa-doa yang mujarab dan di tauladani para-para ulama biar diwafatkan dalam keadaan beriman islam.

Salah satunya doa-doa mustajab ini terdapat di dalam Al-Quran, sebagai berikut :

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ


Artinya : "Ya yang kuasa kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Alquran dan kenabian Muhammad s. a. w.)". QS. Al-Mai’dah: 83


وَالْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ


Artinya:"Engkaulah Pelindungku di dunia dan di balasanat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah saya dengan orang-orang yang saleh". QS.Yusuf: 101.

Itulah doa-doa mustajab, Wasalam

0 Response to "Doa Maidah, ketika Meninggal Dalam Keadaan dogma Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel