-->

Uswatun Hasanah: Fakta Di Balik Umur - Part 02


وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ


Artinya: "Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan beliau kepada insiden(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?". Surat Yasin Ayat 68.

Maksud dari surat di atas, (Dan barang siapa yang Kami perpanjangkan umurnya) ialah tidak diperpanjang ajalnya (niscaya dia Kami kembalikan) menurut kiraah yang lain tidak di baca Nunakkis-hu melainkan Nunkis-hu yang berasal dari kata At-Tankiis (Mashdar), adalah mengembalikannya (kepada insidennya) sehingga setela ia berpengaruh dan muda lalu menjadi tua dan lemah kembali.

(Maka apakah mereka tidak memikirkan?) bahwsanya Dzat Yang Maha Kuasa menjadikan demikian, berkuasa pula untuk membangkitkan hidup kembali, oleh karenanya mereka lalu mau beriman kepada-Nya. berdasarkan qiraat yang lain lafal Ya'qiluuna dibaca Ta'qiluuna dengan menggunakan karakter Ta yang artinya kalian.

Fakta: (4 & 5)

4. Semakin Bertambah Usia, Maka Semakin Berguguran Gigi-Gigi Kita

Dalam hal ini Allah Ta'ala sedang mengingatkan kita bahwa suatu hari nanti kita akan tertimbun oleh tanah selamanya.

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ


Artinya: "Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, pasti Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala darul baka, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi tanggapan kepada orang-orang yang bersyukur". Surat Ali Imran ayat 145.

Setiap diri tidaklah akan mati kecuali dengan izin Allah Ta'ala, dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah (telah ditentukan waktunya) hingga tidak dapat dimajukan atau diundurkan. lalu kenapa kau menderita kekalahan, padahal kekalahan itu tidak mampu menolak akhir hidup dan ketabahan takkan dapat mengakhiri kehidupan. Barang siapa yang menghendaki, dengan amalannya (pahala di dunia) artinya jawabannya (kami berikan itu kepadanya) artinya bagiaannya di dunia tetapi di akhirat ia tidak mendapat apa-apa. dan barang siapa menghendaki pahala alam baka, kami berikan pula kepadanya artinya pahalanya (dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur).

5. Semakin Bertambah Usia, maka Semakin Ditarik Nikmat Kekuatan Tulang dan Sendi Kita.

Dalam hal ini Allah Ta'ala sedang mengingatkan kita bahwa tidak lama lagi nafas/nyawa kita akan di ambil oleh Allah Ta'ala.

وَلَئِنْ أَصَابَكُمْ فَضْلٌ مِنَ اللَّهِ لَيَقُولَنَّ كَأَنْ لَمْ تَكُنْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُ مَوَدَّةٌ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مَعَهُمْ فَأَفُوزَ فَوْزًا عَظِيمًا


Artinya: "Dan sungguh jika kamu beroleh karunia (kemenangan) dari Allah, tentulah dia mengatakan seolah-oleh belum pernah ada relasi kasih sayang antara kau dengan dia: "Wahai kiranya aku ada bantu-membantu mereka, tentu aku mendapat kemenangan yang besar (pula)". Surat An-Nisa Ayat 73.

Dimana pun kamu berada, pastilah akan dicapai oleh maut sekalipun kamu di benteng yang tinggi lagi kokoh, lantaran itu janganlah takut berperang lantaran cemas akan mati. Semua sisi kebaikan dan keburukan, semuanya tiba dari Allah Ta'ala.

0 Response to "Uswatun Hasanah: Fakta Di Balik Umur - Part 02"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel